Berapa Lama Bumi Mengelilingi Matahari?

Diposting pada

Apakah Anda pernah bertanya-tanya berapa lama Bumi mengelilingi Matahari? Jawabannya adalah sekitar 365 hari, atau satu tahun. Namun, untuk mendapatkan jawaban yang lebih lengkap dan rinci, mari kita lihat beberapa faktor yang mempengaruhi orbit Bumi.

Orbit Bumi

Bumi mengelilingi Matahari dalam sebuah orbit elips. Artinya, jarak Bumi dari Matahari tidak selalu sama selama satu tahun. Titik terdekat Bumi dengan Matahari disebut perihelion, sedangkan titik terjauh disebut aphelion.

Ketika Bumi berada di perihelion, jaraknya hanya sekitar 147 juta kilometer dari Matahari. Sedangkan saat berada di aphelion, jaraknya bisa mencapai 152 juta kilometer. Hal ini mengakibatkan perbedaan intensitas sinar Matahari yang diterima Bumi.

Rotasi Bumi

Selain mengelilingi Matahari, Bumi juga berputar pada porosnya. Satu putaran penuh memakan waktu sekitar 24 jam, atau satu hari. Rotasi Bumi juga mempengaruhi panjang hari dan malam di berbagai wilayah di Bumi.

Perpaduan antara rotasi dan orbit Bumi menghasilkan musim. Misalnya, ketika Bumi berada di belahan Utara sedang menjauh dari Matahari, maka daerah tersebut sedang mengalami musim dingin.

Periode Orbit Bumi

Orbit Bumi memakan waktu sekitar 365,24 hari untuk satu putaran penuh. Karena itu, setiap empat tahun sekali, kita menambahkan satu hari pada bulan Februari untuk menyeimbangkan kalender dengan waktu yang sebenarnya.

Proses ini disebut tahun kabisat. Tahun kabisat selalu terjadi pada tahun yang bisa dibagi dengan empat. Namun, ada pengecualian pada tahun yang bisa dibagi dengan 100. Tahun tersebut bukan tahun kabisat, kecuali bisa dibagi dengan 400.

Tanggal Penting

Tanggal 4 Januari adalah hari ketika Bumi berada di titik terdekatnya dengan Matahari, atau perihelion. Sedangkan tanggal 4 Juli adalah hari ketika Bumi berada di titik terjauhnya dari Matahari, atau aphelion.

Ketika Bumi berada di perihelion, intensitas sinar Matahari yang diterima Bumi lebih tinggi. Hal ini bisa mempengaruhi iklim dan cuaca di beberapa wilayah di Bumi.

Perbedaan Waktu

Karena Bumi berputar pada porosnya, ada perbedaan waktu di berbagai wilayah di Bumi. Misalnya, ketika di Indonesia sudah malam, di negara lain masih siang. Hal ini disebabkan oleh perbedaan letak atau posisi geografis.

Ada 24 zona waktu di seluruh dunia, yang masing-masing memiliki perbedaan satu jam dari zona waktu tetangganya. Waktu Greenwich atau UTC (Coordinated Universal Time) digunakan sebagai patokan waktu standar di seluruh dunia.

Apa Yang Terjadi Jika Bumi Tidak Mengelilingi Matahari?

Jika Bumi tidak mengelilingi Matahari, maka tidak akan ada musim, siang dan malam, dan suhu di Bumi akan sangat ekstrem. Selain itu, tidak akan ada tumbuhan atau makhluk hidup lain yang bisa bertahan hidup di Bumi.

Kita juga tidak bisa mengukur waktu, karena waktu adalah konsep yang terkait dengan rotasi dan orbit Bumi. Jadi, bisa dikatakan bahwa orbit Bumi sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan di Bumi.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kita telah membahas tentang berapa lama Bumi mengelilingi Matahari dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Orbit Bumi memakan waktu sekitar 365,24 hari untuk satu putaran penuh, tetapi jarak Bumi dari Matahari tidak selalu sama karena orbit Bumi elips.

Rotasi Bumi juga mempengaruhi panjang hari dan malam di berbagai wilayah di Bumi, serta menghasilkan musim. Perbedaan intensitas sinar Matahari yang diterima Bumi mempengaruhi iklim dan cuaca di beberapa wilayah di Bumi.

Orbit Bumi sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan di Bumi, karena tanpa orbit Bumi tidak akan ada musim, siang dan malam, dan suhu di Bumi akan sangat ekstrem.

Artikel Berapa Lama Bumi Mengelilingi Matahari?

© Copyright 2023 TEKNOBGT.COM