Jelaskan kemajuan yang dialami ilmu pengetahuan dan teknologi selama masa abad pencerahan

Diposting pada


Soal : Jelaskan kemajuan yang dialami ilmu pengetahuan dan teknologi selama masa abad pencerahan …

Jawaban :

Kemajuan yang dialami ilmu pengetahuan dan teknologi selama masa Abad Pencerahan dapat dilihat dari penemuan ilmiah baru yang dilakukan oleh para ilmuwan Abad Pencerahan.

Ini merupakan soal dari materi pelajaran : Sejarah Untuk SMA/MA kelas XI Kelompok Peminatan IPS / 2. Jawaban 3.13 Uji Kompetensi III Esai Pertanyaan 6 Sejarah Kelas 11 halaman 150.

Pembahasan

ilmu pengetahuan dan teknologi selama masa abad pencerahan
Ilustrasi

Penemuan para ilmuwan pada masa Abad Pencerahan memicu lahirnya banyak kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Sejak dimulainya Abad Pencerahan, ilmu pengetahuan berkembang pesat. Hampir tiap tahun dihasilkan penemuan ilmiah yang baru.

Beberapa contohnya, seperti Carolus Linnaeus (1707-1778), ilmuwan biologi asal Swedia, memelopori penggunaan binomial nomenklatur bagi tumbuhan dan hewan. Antoine Laurent Lavoisier (1743-1794), ahli kimia dari Prancis, menyelidiki kandungan yang terkandung dalam molekul air (oksigen dan hidrogen).

Selain itu, ada Joseph Priestley (1733-1804), ahli kimia asal Inggris yang mampu medeskripsikan/menguraikan beberapa gas, termasuk oksigen. Selanjutnya, penemuan-penemuan baru seperti mesin uap, mesin tenun, mesin cetak, telepon, kereta api, dan sebagainya menciptakan kemungkinan-kemungkinan yang tak terduga. Para cendekiawan pun mengatakan bahwa Revolusi Industri yang terjadi di Inggris tidak dapat terlepas dari gagasan-gagasan Abad Pencerahan.

Jawaban Versi lain :

Zaman Pertengahan (Middle Age) ditandai dengan pengaruh yang cukup besar dari agama Katolik terhadap kekaisaran dan perkembangan kebudayaan pada saat itu. Pada umumnya orang Romawi sibuk dengan masalah keagamaan tanpa memperhatikan masalah duniawi dan ilmu pengetahuan. Pada masa itu yang tampil dalam lapangan ilmu pengetahuan adalah para teolog. Para ilmuwan pada masa ini hampir semua adalah para teolog, sehingga aktivitas ilmiah terkait dengan aktivitas keagamaan..

Dengan kata lain, kegiatan ilmiah diarahkan untuk mendukung kebenaran agama. Semboyan yang berlaku bagi ilmu pada masa ini adalah ancilla theologiae, abdi agama. Oleh karena itu sejak jatuhnya kekaisaran Romawi Barat hingga kira-kira abad ke-10, di Eropa tidak ada kegiatan dalam bidang ilmu pengetahuan yang spektakuler yang dapat dikemukakan. Periode ini dikenal pula dengan sebutan abad kegelapan.

Menjelang berakhirnya abad tengah, ada beberapa kemajuan yang tampak dalam masyarakat yang berupa penemuan-penemuan. Penemuan-penemuan tersebut antara lain pembaharuan penggunaan bajak yang dapat mengurangi penggunaan energi petani. Kincir air mulai digunakan untuk menggiling jagung. Pada abad ke-13 ada pula kemajuan dan pembaharuan dalam bidang perkapalan dan navigasi pelayaran. Perlengkapan kapal memperoleh kemajuan sehingga kapal dapat digunakan lebih efektif.

Alatalat navigasinya pun mendapat kemajuan pula. Kompas mulai digunakan orang di Eropa. Keterampilan dalam membuat tekstil dan pengolahan kulit memperoleh kemajuan setelah orang mengenal alat pemintal kapas. Kemajuan lain yang penting pada masa akhir abad tengah adalah keterampilan dalam pembuatan kertas. Keterampilan ini berasal dari Cina dan dibawa oleh orang Islam ke Spanyol.

Di samping itu orang juga telah mengenal percetakan dan pembuatan bahan peledak. Berbeda dengan keadaan di Eropa yang mengalami abad kegelapan, di dunia Islam pada masa yang sama justru mengalami masa keemasan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dengan demikian, kemajuan yang dialami ilmu pengetahuan dan teknologi selama masa Abad Pencerahan dapat dilihat dari penemuan ilmiah baru yang dilakukan oleh para ilmuwan Abad Pencerahan.